Latest Post

Lindungi Anak dari Ponsel, Agar Tidak Menjadi Generasi 'Nunduk'


Ketika memperkenalkan teknologi atau ponsel pada anak, orang tua dan pengasuh harus siap untuk memberikan batasan yang jelas terkait penggunaannya agar anak tidak mengalami kecanduan.

Ibu Lina Budiyanti Seorang Dokter Ahli di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dari Provinsi Jawa Barat, mengatakan orang tua harus peka jika sudah terlihat ada tanda-tanda kecanduan ponsel pada anak seperti menangis atau mengamuk ketika gadget diambil.

"Anak main game untuk melarikan diri dari ketidaknyamanan. Kemudian yang kedua jam pemakaian game sudah tidak proporsional," ujar Lina kepada detikcom.

Menurut sejumlah penelitian, kecanduan ponsel adalah masalah serius yang berkembang mirip dengan kecanduan narkoba. Dalam banyak kasus, anak tidak mau mengubah kebiasaan mereka karena mengalami serangan panik jika berjauhan dari ponsel.

WHO bahkan melarang penggunaan gadget pada anak usia di bawah 2 tahun dan anak di atas usia tersebut hanya boleh menghabiskan waktu bermain ponsel maksimal satu jam per harinya.


Baca Juga : WHO Sarankan Penggunaan Gadget Tidak Lebih dari 1 Jam

Bukan tak boleh memperkenalkan anak pada teknologi tapi ada baiknya orang tua tetap mengawasi baik itu jam bermain ponsel anak dan apa yang mereka lakukan atau tonton dengan ponsel tersebut. Selain itu, dikutip dari Health Xchange ini lah beberapa tips agar anak tak jadi generasi nunduk.

1. Batasi penggunaan ponsel dan gadget lainnya maksimum 30 menit per hari. Pastikan jumlah total paparan gadget tidak melebihi rekomendasi kelompok umur.

2. Jadwalkan waktu yang tepat untuk menggunakan gadget dan rencanakan kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak.

3. Pada saat di kamar anak, jangan meletakkan ponsel atau gadget lain. Setelah digunakan, simpan kembali di tempat yang tak bisa dijangkau anak.

4. Pastikan untuk memberikan pujian pada anak ketika mereka tidak menggunakan ponsel baik itu keputusan sendiri atau karena telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

5. Pantau akses penggunaan dengan menggunakan peragkat bersama. Ambil kesempatan bebas gadget untuk berkomunikasi, berinteraksi dan berbagi nilai-nilai keluarga bersama anak.

"Diet Gadget" Kurangi Kecanduan Smartphone


Jika anak telanjur kecanduan gadget dan benar-benar tak bisa lepas dari perangkat elektronik, orang tua dianjurkan untuk melakukan 'diet gadget'. Ini dilakukan supaya anak bisa terlepas dari kebiasaan bermain gadget.

Menurut psikolog Annelia Sari Sani, MPsi, kecanduan gadget pada anak berbeda-beda variasnya, namun yang paling parah anak bisa sampai benar-benar mengamuk saat tak ada gadget. Selain bermain gadget, ia tidak mau melakukan aktivitas lainnya. Jika sudah demikian, orang tua tidak boleh tinggal diam.

"Sudah parah banget kalau si anak sampai tidak tahu mau ngapain kalau tidak ada gadget. Jadi diambil dulu saja gadgetnya, dia pasti akan mengamuk mungkin bahkan sampai dua minggu, tapi tidak apa-apa, harus sabar orang tuanya," ujar Annelia.
Selama periode tersebut, anak perlu dikenalkan dengan aktivitas bermain yang melibatkan fisik. Ajaklah anak bermain di luar rumah alias outdoor. Dengan begitu, anak lama-lama akan belajar bahwa permainan fisik itu juga tak kalah menarik dibandingkan permainan elektronik.

"Lalu jika anak biasanya main gadget sampai 8 jam sehari, dietnya ya kurangi sedikit-sedikit jam mainnya, 6 jam lalu 4 jam, sampai akhirnya bisa jadi 2 jam saja maksimal per harinya," imbuh Annelia.

Yang pasti, psikolog yang juga praktik di RSAB Harapan Kita ini menyebutkan bahwa sebenarnya gadget juga memiliki manfaat, selama orang tua bisa mengatur dan mengarahkan secara tepat. Salah satu manfaat positif tersebut adalah anak jadi lebih terbiasa memilih-milih informasi yang didapat. Dengan main game, anak juga dilatih mengambil keputusan lebih cepat. 


Baca Juga : Sering Lihat Smartphone Kenali Cirinya
"Iya yang pasti jangan sampai dia benar-benar buta gadget dan tidak pernah dikenalkan dengan internet, takutnya nanti dia malah dibodohi teman-temannya karena tidak tahu pemakaiannya. Mau tidak mau anak juga harus paham perkembangan teknologi, karena saat ini dunia berkembangnya ke arah sana. Tapi ya itu, tetap ada aturannya," tegas Annelia.

Ada beberapa tips untuk mengurangi ketergantungan gadget, yaitu :
1. Buat niat dan komitmen yang kuat kepada anak
2. Tentukan berapa lama atau batasi penggunaan gadgetnya
3. Matikan dan jauhkan gadget
4. Imbangi bermain dengan fisik atau penalaran

Untuk itu kita sebagai orang tua, harus benar-benar mengawasi penggunaan dan pemakaian gadget untuk anak sesuai dengan umur mereka.



Sering Lihat Smartphone, Kenali Ciri Cirinya!!!!


Menurut para ahli, kecanduan smartphone bisa menyebabkan efek ketagihan yang sama dengan perilaku kecanduan, seperti berjudi atau melihat tontonan pornografi. Berdasarkan hasil penelitian, kecanduan smartphone dapat mengubah zat kimia otak yang pada akhirnya memengaruhi kondisi  badan atau fisik, psikologis atau kejiwaan, dan bahkan perilaku seseorang.

Ciri-Ciri Kecanduan Smartphone
Seseorang dikatakan sudah kecanduan smartphone apabila sebagian besar atau bahkan waktunya lebih banyak dihabiskan untuk menggunakan smartphone, seperti tablet, laptop, atau portable gaming device. Istilah untuk kondisi ini adalah nomofobia (no mobile phobia), yang berarti ketakutan dalam diri untuk aktivitas sehari-hari tanpa smartphone maupun dalam bentuk lainnya.
Anda dapat mengukur tingkat kecanduan terhadap smartphone dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

• Apakah Anda merasa sering tidak nyaman atau gelisah jika smartphone tidak bersama Anda?
• Apakah Anda merasa keberatan atau sulit  jika tidak memegang smartphone, meskipun hanya sebentar?
• Apakah Anda sering menggunakan smartphone di waktu makan atau sedang berkumpul?
• Apakah Anda sering atau biasa memeriksa status atau unggahan (posting) pada smartphone di tengah malam?
• Apakah Anda lebih sering berinteraksi dengan smartphone daripada dengan orang lain bahkan dengan keluarga anda sendiri?
• Apakah Anda menghabiskan banyak waktu untuk membuat cuitan di Twitter, membalas status-status di Facebook, atau mengirim surel menggunakan smartphone sebagai bentuk komunikasi kepada orang lain?
• Apakah Anda lebih sering bermain smartphone, padahal Anda tahu bahwa seharusnya Anda bisa melakukan hal lain yang lebih produktif?
• Apakah Anda berkencenderungan untuk menggunakan smartphone, padahal sedang sibuk denngan tugas sekolah atau pekerjaan kantor?



Baca Juga : Terlalu Sering Main Gadget


Jika jawaban anda lebih banyak “ya”, maka Anda dapat dikatakan mengalami kecanduan smartphone atau bahkan keracunan.
 

Dampak Kecanduan Smartphone

Siapa pun yang terkena kecanduan smartphone dapat mengalami berbagai macam efek buruk, tidak peduli pada usia dan apapun profesi atau pekerjaannya. Beberapa dampak yang dapat muncul akibat kecanduan smartphone adalah:
Efek fisik (badan)

Beberapa dampak buruk atau negatif pada kesehatan fisik akibat kecanduan smartphone adalah:
 

1. Masalah pada mata
Karena terlalu lama menatap layar gawai, mata bisa menjadi bermasalah. Beberapa masalah pada mata yang berisiko terjadi pada pecandu smartphone adalah mata lelah, mata kering, dan penglihatan terganggu.

2. Nyeri di bagian tubuh tertentu
Orang yang sudah kecanduan smartphone mungkin tidak menyadari bahwa lehernya sering tertekuk dan jari-jari tangannya tidak berhenti mengetik di layar gawainya dikarenakan posisi duduk atau posisi memainkan smartphone yang tidak ideal. Hal ini membuat mereka rentan mengalami sakit badan, persendian, atau bahkan sakit leher, nyeri bahu, serta nyeri pada jari-jari dan pergelangan tangan.

3. Infeksi
Layar smartphone adalah sarangnya jutaan kuman. Bahkan ada riset yang menyatakan bahwa kuman yang disebut kuman E.coli merupakan salah satu penyebab diare yang paling banyak ditemukan pada smartphone. Hal ini membuat orang yang sering bersentuhan dengan smartphone lebih berisiko terkena infeksi.

4. Kurang tidur
Pecandu smartphone sering kali rela begadang, sehingga kualitas dan waktu tidurnya berkurang. Jika dibiarkan berkepanjangan, hal ini dapat menyebabkan gangguan tidur. Masalah kesehatan ini bisa meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes, penyakit jantung, bahkan infertilitas.


Baca Juga : WHO Sarankan Penggunaan Gadget Tidak Dari 1 Jam

Karena kurang tidur, pecandu smartphone akan sulit berkonsentrasi dan mengalami kelelahan sepanjang hari, kurang nya konsentrasi. Hal ini lah yang dapat meningkatkan risiko cedera atau kecelakaan saat bekerja atau bahkan menyetir.

Efek psikologis atau kejiwaan
Tak hanya masalah fisik, kecanduan smartphone juga dapat menyebabkan masalah psikologis atau kejiwaan, yaitu:
• Menjadi lebih mudah marah dan panik.
• Stres
• Sering merasa kesepian karena berjam-jam menghabiskan waktu tanpa bersosialisasi dengan orang lain. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya depresi dan gangguan kecemasan.
• Sulit fokus atau berkonsentrasi ketika belajar atau bekerja.
• Masalah dalam hubungan sosial, baik dengan keluarga, teman, rekan kerja, atau pasangan.

Demikian beberapa ciri ciri seseorang kecanduan smartphone, semoga kita yang membaca maupun yang mengetahui masalah akibat dampat kecanduan smartphone, setidaknya minimal kita bisa mencegah keluarga dan tetangga kita agar untuk tidak selalu menggunakan sartphonenya kecuali dalam keadaan yang penting.


Efek Dopamine Pada Game Menggangu Aktifitas Otak


Bermain game online adalah aktifitas yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu game paling di gandrungi saat ini baik anak muda bahkan juga orang tua saat ini yaitu Players Unknown Battleground (PUBG) yang tersedia baik versi Komputer maupun Handphone atau Smartphone.

Hal ini disampaikan Pengamat Ahli IT dan Siber dari Kalimantan Selatan yaitu Bapak Andi Riza, beliau mengatakan Game bergenre Battle Royal atau perang ini mengadu taktik dan kemampuan pemainnya untuk bertahan hidup di sebuah pulau tertentu. Pemenang adalah orang terakhir yang masih hidup. Tipe game First-Person Shooter ini menarik bagi segala kalangan dan usia, baik yang muda, tua, pria maupun wanita.


Baca Juga : Tanda Kecanduan Ponsel Atau Gadget

"Seperti layaknya game online, hal yang menarik adalah keseruan tantangan dan persaingan. Apalagi dengan kemudahan akses dimanapun dan kapanpun dengan hanya menggunakan gadget mobile. Ini adalah efek dopamine, dimana orang akan terus bermain untuk menyelesaikan tantangan, memenangkan penghargaan, hadiah, bahkan sekedar unjuk kebanggaan ke pemain yang lain saat namanya terpampang di papan skor," katanya.
Koordinator Sub Sektor Teknologi Informasi Kalsel Kreatif Forum ini juga mengatakan Efek Dopamine sebenarnya hal yang baik, menstimulus otak bagian proses visual, pengelolaan perhatian, fungsi motorik, dan integrasi sensomotorik. "Tapi jika sampai kecanduan, ini persoalan yang serius," katanya.

Menurut dia, Organisasi Kesehatan PBB, WHO menetapkan kecanduan game sebagai penyakit gangguan mental yang disebut Game Disorder. Pemain akan menerima dampak negatif, mulai dari kehidupan antisosial, mengurangi rasa empati, sampai ke cacat fisik penyusutan volume otak.


Beberapa kasus game disorder berakhir dengan kematian pemainnya. Lantas bagaimana mengatasi game disorder? Batasi waktu bermain game, khususnya untuk anak. Penerlitian dari Oxford University yang dipimpin oleh Bapak Andrew Przybylski serta dari Jurnal Dr. Jesus Pujol MD, beberapanya ada yang menyimpulkan bahwa waktu bermain yang efektif bagi anak adalah maksimal 1 jam per hari.


Baca Juga : Solusi Terlalu Sering Main Gadget

Jika bermain 3 jam atau lebih, sudah masuk ke kecanduan game yang kemungkinan berdampak negatif ke kehidupan anak. Khusus untuk PUBG, beberapa kontroversi ikut mencuat. Diantaranya efek negatif alur game yang isinya saling membunuh sesama manusia.
Dikatakannya lebih lanjut, Insiden penembakan massal di Selandia Baru di sinyalir akibat pengaruh game berlatar kekerasan semacam ini. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram PUBG dan sejenisnya. Maka, Orang Tua sebaiknya bijaksana.

"Hindarkan game-game yang tidak sesuai dengan umur anak, apalagi yang mengandung unsur negatif seperti kekerasan dan konten dewasa. Yang kedua, batasi waktu bermain, cukup maksimal 1 jam perhari. Hindari memberi gadget dengan akses tanpa batas. Gunakan waktu bermain anak untuk bersosialisasi baik dengan keluarga maupun dengan teman-teman sepermainannya," katanya.

Sumber : Tribunbanjarmasin.com

Tanda Kamu Kecanduan Ponsel atau Gadget, Kenali Tandanya!!!!!


Dari hasil penelitan menurut PEW Research Center telah meneliti penduduk Amerika yang sudah dewasa kemudian menemukan sekitar 67 persen dan di antaranya mengaku sering memeriksa ponsel mereka, walaupun kondisi sedang tidak berbunyi, bergetar maupun menerima panggilan. Itu adalah salah satu kebiasaan adanya kecanduan atau tidak bisanya terlepas seseorang dari gadget.

Kalau kamu sudah mengalami beberapa tanda tanda seperti  informasi  seperti di bawah ini seperti yang dilansir Psych Guides, kebanyakan warga kecanduan biasanya berdampak seperti ini.

1. Merasa perlu atau tidak bisa untuk lepas menggunakan telepon seluler

Dari hal ini juga membuat kamu merasa terganggu atau bahkan kesulitan untuk ketika berusaha menguranginya.

Kadang kadang orang melihat ke ponsel ketika mengalami perasaan ingin tau status atau kabar seseorang melalui social media yang ada dan kadang sering meliahat ponsel itu karena mencemaskan atau mengkuatirksan seseorang. Sehigga kamu semakin sulit terlepas dari gadget atau ponsel, itulah yang membuat masalah kamu menjadi kecanduan gadget.



Baca Juga : Terlalu Sering Main Gadget



2. Merusak hubungan atau pekerjaan

Dikarenakan terlalu seringnya penggunaan ponsel, kamu menjadi lebih fokus pada apa yang ada di dalam ponsel dari pada yang ada dihadapanmu atau sedang apa yang kamu kerjakan padahal tidak selalu harus dicek atau diperiksa. Itulah yang dapat merusak hubungan seseorang atau pekerjaan bahkan Pendidikan sesorang karena fokus yang berlebihan kepada ponsel yang dimilikinya.

3. Keinginan mempunyai ponsel yang selalu update

Kamu selalu merasa memerlukan gadget atau ponsel terbaru, dengan lebih banyaknya aplikasi terbaru yang ditawarkan membuat semakin parahnya seseorang ditambah lagi karena adanya dorongan dalam diri ingin selalu terbaru, teruptudate, ataupun paling dahulu memiliki ponsel baru tersebut, Nah, penggunaan  seperti ini yang membawa kamu jadi kecanduan ponsel.



Baca Juga :WHO Sarankan Penggunaan Gadget Tidak Main Lebih Dari 1 Jam
 

 4. 'Emosi Tidak Terkontrol atau tidak konsentrasi' ketika tidak terhubung dengan ponsel

Bisa tidak tenang, emosi, tegang, marah, bahkan mungkin depresi ketika kamu lupa meletakkan ponsel ataupun lupa membawa ponsel saaat beraktifitas, itu juga salah satu anda kecanduan ponsel





Facebook, Apakah akan menjual WhatsApp Dan Instagram?


Facebook dianggap sebagai perusahaan teknologi yang terlampau besar dengan kepemilikan WhatsApp dan Instagram, dua layanan online populer. Banyak pihak menyarankan agar Facebook dipecah, bahkan diminta menjual WhatsApp atau Instagram. Apa kata Mark Zuckerberg?

Senator Josh Hawley mengaku telah bertemu dengan sang pendiri Facebook. Ia langsung mengutarakan permintaan agar Facebook menjual saja Instagram dan WhatsApp. Bisa ditebak, Zuck langsung menolaknya.

"Baru saja melangsungkan meeting dengan CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Kami berdiskusi jujur. Saya menantangnya untuk melakukan dua hal untuk menunjukkan Facebook serius tentang bias, privasi dan kompetisi," sebutnya di Twitter.

Baca Juga : Tips Bermain Whatsapp Agar Aman

"Pertama, jual WhatsApp dan Instagram. Kedua, mendaftar ke pihak ketiga yang independen untuk audit. Dia berkata tidak pada keduanya," tambah senator Josh. Ia memang salah satu anggota parlemen yang gencar mengkritik Facebook dan Zuckerberg.

Tentu bukan soal mudah bagi Facebook melepas Instagram dan WhatsApp. Keduanya adalah andalan baru dalam bisnis Facebook dengan pengguna begitu banyak di seluruh dunia.

Beberapa waktu silam, Zuck menyebut tindakan memecah atau menjual anak perusahaannya malah menyulitkan menyaring konten berbahaya seperti ujaran kebencian dan hoax.

Baca Juga : Penasaran Buat Stiker Whatsapp

Menurut Zuckerberg, "Saya merasa bahwa solusi untuk memecah perusahaan tidak akan menyelesaikan (masalah) itu, namun saya rasa itu akan membuatnya akan merasa jauh lebih sulit,".
uck tidak menjelaskan lebih lanjut mengapa usulan ini tidak akan membantu Facebook menyelesaikan masalahnya. Tapi beberapa waktu yang lalu juru bicara Facebook mengatakan jika WhatsApp dan Instagram berada di bawah Facebook akan memudahkan mereka untuk memoderasi konten.

Hal ini dikarenakan pada saat Facebook menghapus konten berbahaya di platform-nya, mereka bisa menggunakan kecerdasan buatan untuk mencari konten serupa jika muncul di WhatsApp dan Instagram.

Zuck juga mengatakan hukum anti-kompetisi tidak berlaku untuk perusahaannya karena Facebook memiliki banyak pesaing di beberapa industri seperti Snapchat, Twitter dan TikTok.

"Rata-rata orang di sini saya pikir menggunakan tujuh atau delapan layanan untuk berkomunikasi dalam konteks yang berbeda," kata Zuck.

"Jadi saya pikir tidak perlu dikatakan bahwa kita hidup di lingkungan yang sangat kompetitif dan dinamis di mana layanan-layanan ini terus bermunculan," pungkasnya.

Sumber : Detik

 

Pilih IOS atau Android? Kenali Kelebihan dan Kekurangan IOS

Anda ingin membeli HP? Banyak pertimbangan yang biasanya dilakukan oleh konsumen sebelum memutuskan membeli HP. Mulai dari merk, tipe, spesifikasi, model, sampai sistem operasi yang dipakai. Secara garis besar, HP yang tersebar di pasaran terdiri dari produk yang menggunakan sistem IOS dan HP yang menggunakan sistem operasi Android.
 

Kedua jenis HP tersebut memang seringkali beradu penjualan di pasaran. Ada yang memiliki alasan kuat mengapa memilih IOS dan mengapa memilih Android. sistem operasi yang digunakan oleh iPhone disebut dengan IOS. Sedangkan HP kebanyakan yang bukan iPhone, biasanya menggunakan Android. Nah buat Anda yang sedang bingung memilih IOS atau Android, yuk kenali beberapa kelebihan dan kekurangan IOS sebagai berikut :
 

Kelebihan IOS
 

1. Nilai prestige tinggi
Kita semua pasti setuju jika iPhone bukan hanya bagus dalam hal performa dan tampilan namun juga prestige. Bahkan iPhone dengan sistem operasi IOS banyak dibeli oleh konsumen bukan hanya dilihat secara fungsi saja namun juga nilai sosial yang melekat pada HPnya. Jadi jangan heran jika HP Android akan berperang dengan iPhone.

2. Konten
Konten yang ada pada App Store tidak pernah ketinggalan dari pembaruan yang dilakukan oleh pengembang. Misalnya produk yang dihasilkan oleh Microsoft terlebih dahulu akan merilis aplikasi barunya pada IOS. Kemudian baru dirilis ke Android. Maka konten yang tersedia dalam IOS selalu nomor satu dan tidak pernah ketinggalan serta kelengkapannya terjamin.

3. Backup dan Restore cepatIOS menyediakan layanan berupa iCloud yang dapat digunakan untuk mencadangkan semua data pada HP. Maka jika ingin berpindah ponsel, tinggal melakukan backup terhadap Icloud yang prosesnya sangat cepat dalam hitungan menit.
 

4. Konektivitas
Kelebihan IOS adalah dapat terhubung dengan berbagai perangkat keluaran iPhone lainnya, Hal ini akan memudahkan untuk transfer data dan berbagai kebutuhan lainnya. Contohnya adalah IOS dapat terhubung dengan Mac OS X, IOS 8 dan 10
 

Baca Juga : 5 Tips Memilih Laptop Sesuai Kebutuhan

Kekurangan IOS 
1. Harga yang mahal
Sistem IOS berbeda dengan Android. Jika Android sistemnya adalah open source artinya dapat digunakan oleh berbagai pengembang HP. Sedangkan IOS sistemnya adalah close source dan hanya dapat digunakan oleh produk-produk apple.Tentu harganya sangat mahal dan pilihan perangkatnya terbatas. Tidak seperti Android yang memiliki sangat banyak pilihan baik harga maupun jenis perangkat.

2. Tidak disediakan slot micro SD
Salah satu kelemahan IOS adalah perangkatnya yang tidak dapat menambah penyimpanan internal. Artinya perangkat tidak dapat ditambahkan kartu SD. Sehingga jika ingin penyimpanan yang besar, harus membeli HP dengan spesifikasi yang tinggi. Jika penuh, maka HP harus dikosongkan dan tidak dapat di upgrade memori.

3. Baterai boros
Review dari banyak pengguna iPhone menyatakan bahwa perangkat ios lebih boros baterai dibandingkan dengan perangkat Android. Selain itu baterainya pun jauh lebih mudah panas. Maka pengguna iPhone harus ekstra dalam merawat baterainya supaya tidak cepat mengalami kerusakan.

4. Sulit untuk melakukan multitasking
Sistem operasi IOS hanya dapat terhubung dengan sesama aplikasi IOS. Sehingga jika ingin bekerja yang membutuhkan penanganan tugas secara lebih luas, sistem operasi ini sering susah untuk digunakan. Sedangkan Android menawarkan sistem multitasking dan juga multi windows.


Bagaimana penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan IOS dibandingkan dengan Android di atas? Memang jika masalah tampilan, prestige, dan pembaruan IOS menjadi nomor satunya. Namun IOS juga memiliki kelemahan dibandingkan dengan Android. Semua kembali kepada Anda untuk memilih HP dengan sistem operasi IOS atau Android.

Semoga bermanfaat !!!

5 Tips Memilih Laptop Sesuai Kebutuhan

Memilih laptop adalah bisa dibilang susah-susah gampang. Sebenarnya mudah ketika kita sudah memiliki gambaran mengenai laptop yang ingin kita beli. Tidak jarang penyebab kebingungan dalam memilih laptop adalah disebabkan kita tidak memiliki gambaran dan panduan mengenai laptop apa yang kita butuhkan. Maka ketika sampai di toko dan ditawari berbagai macam model dan merk tentu kita akan kebingungan dalam menentukan pilihan.
 

Memilih Laptop yang Sesuai Kebutuhan
 

Maka penting sekali untuk menentukan jenis laptop apa yang kita butuhkan sebelum berangkat ke toko. Bahkan penting juga untuk mengetahui pasaran harga dari laptop yang kita inginkan. Supaya ketika mendapatkan tawaran, kita tahu kisaran harganya sehingga terhindar dari permainan harga oleh penjual. Nah berikut sudah disediakan uraian singkat yang dapat kamu terapkan untuk memetakan laptop yang sesuai dengan kebutuhanmu :
 

1. Tentukan Kebutuhan Laptop
Hal pertama yang harus kamu tentukan sebelum membeli laptop adalah kegunaan dari laptop itu sendiri. Secara garis besar penggunaan laptop terbagi menjadi tiga jenis yaitu untuk multimedia, grafis, dan juga gaming. Untuk multimedia ini merupakan jenis penggunaan yang paling ringan. Biasanya digunakan untuk word, excel, dan tugas kantor ataupun kuliah lainnya.

Sedangkan untuk laptop grafis biasanya digunakan untuk desain, editor, dan berbagai kegiatan lainnya yang membutuhkan performa dan monitor yang mumpuni. Dan yang terakhir adalah laptop gaming yang tentu saja semua komponennya harus diatas laptop standar karena digunakan untuk menjalankan program yang berat dalam jangka waktu yang lama.

2. Jenis Laptop (Hybrid atau konvensional)Sekarang sudah banyak tersedia laptop 2 in 1 yaitu gabungan laptop dengan tablet. Jika kamu membutuhkan laptop yang praktis dan mudah dibawa ke berbagai tempat kamu bisa memilih yang hybrid. Namun jika kamu membutuhkan yang memiliki performa tinggi pilihlah yang konvensional karena laptop hybrid biasanya memiliki keterbatasan dalam daya tahan baterai.

3. Spesifikasi Laptopa. Processor
Processor adalah otak atau inti dari laptop yang akan menjalankan seluruh program. Dua brand processor yang terkenal adalah intel core dan AMD. Untuk intel core kamu bisa memilih seri minimal intel core i5. Sedangkan untuk AMD kamu bisa memilih paling tidak A8. Kedua jenis tersebut sudah sangat canggih untuk melakukan beberapa pekerjaan yang cukup berat.

b. RAM
Hal selanjutnya yang harus kamu pertimbangkan adalah RAM. Semakin besar yang dimiliki oleh laptop, maka kemampuan dalam memproses, mengoperasikan, dan multitasking program akan semakin cepat. Tersedia banyak pilihan RAM mulai dari 2GB, 4GB, 6GB, 8GB, bahkan ada yang lebih dari 32GB. Semakin berat pekerjaanmu, maka kebutuhan akan RAM juga semakin besar.

c. GPU
Terutama jika kamu membutuhkan laptop untuk desain grafis. Untuk GPU yang terbaik ada NVIDIA GeForce dan kedua AMD Radeon. Masing-masing GPU ini memiliki ciri khasnya sendiri. Biasanya, NVIDIA GeForce lebih handal dalam hal berbau pengolahan foto dan video, serta gaming.Grafik dari AMD Radeon akan kalah, jika harus berurusan dengan kebutuhan edit video, tapi masih seimbang dalam dunia gaming.

d. Penyimpanan
Kini muncul jenis penyimpanan yang baru yaitu SSD yang merupakan pengembangan dari HDD. Jika kamu membutuhkan laptop dengan performa tinggi maka pilihlah memory jenis SSD karena prosesnya lebih cepat walaupun lebih mahal dari HDD.





Baca Juga : Google Pixel dan Essensial Yang Pertama

4. Ukuran Layar
Terdapat beberapa ukuran layar laptop yang dapat kamu pilih. Ukuran layar 11-12 inch cocok dibawa bepergian ke berbagai tempat. 13-14 inch jauh lebih besar namun masih mudah untuk menjadi laptop portable. Terdapat juga ukuran 15 inch yang sering digunakan oleh guru maupun mahasiswa. Sedangkan untuk ukuran 17-18 inch biasa digunakan oleh editor atau gamers.

5. Garansi dan Service Center
Setelah menentukan spesifikasi, maka tentukan merk. Dan tentu saja kamu harus mengetahui garansi yang diberikan beserta service center yang tersedia. Service center sangat berfungsi manakala laptop mengalami permasalahan atau kerusakan.


Demikian beberapa tips dalam memilih komputer. Masih ada tips terpenting yaitu mempertimbangkan harga. Semakin tinggi spesifikasi laptop maka harga yang dipatok juga semakin tinggi. Pertimbangkan beberapa hal sebelum membeli supaya laptop yang kamu pilih sesuai dengan kebutuhan.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.